Super Nano Propolis

Super Nano Propolis

Super Nano Propolis

Propolis

Propolis adalah suatu zat yang dihasilkan lebah dari berbagai pucuk daun-daun muda yang dicampur dengan air liurnya. Propolis atau lem lebah digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang lebah. Propolis bersifat anti bakteri (disinfectan) yang membunuh semua bakteri, oleh lebah digunakan untuk melindungi sarang dari gangguan virus kuman dan bakteri.
Propolis bisa digunakan untuk meyembuhkan berbagai penyakit pada manusia. 

Di Australia propolis sudah digunakan secara meluas sebagai obat karena khasiatnya yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Propolis mengandung lebih dari 300 unsur, diantaranya:

  1. flavanoids, 
  2. chalcones, 
  3. dehydrocalcones, 
  4. asam alipatik dan ester lainnya, 
  5. asam alipatik rantai panjang, 
  6. minyak volatil rantai pendek, 
  7. asam aromatik dan ester lainnya, 
  8. asam benzoik dan turunannya, 
  9. aldehida, 
  10. senyawa alkohol, 
  11. asam sinamat dan turunannya, 
  12. ketine, 
  13. phenol, 
  14. sama amino, 
  15. vitamin, 
  16. mineral.
Manfaat Propolis
Dikarenakan oleh lengkapnya unsur yang terdapat dalam propolis, maka propolis memiliki lebih dari 60 manfaat positip dalam tubuh. 

Manfaat positip propolis itu diantaranya: 
  1. mengaktifkan makrofage, 
  2. menghambat pertumbuhan sel tumor pada usus besar, 
  3. efek pembekuna darah, 
  4. alergy, 
  5. anti mikro organisme yang tahan terhadap asam, 
  6. anti alergi, 
  7. anti bakteri, 
  8. anti biotik, 
  9. anti jamur, 
  10. anti depresi, 
  11. anti pendarahan, 
  12. anti herves, 
  13. anti infeksi, 
  14. disinfectan, 
  15. anti pembengkakan, 
  16. anti leukimia, 
  17. anti TBC, 
  18. anti oksidan , 
  19. anti kejang, 
  20. anti stress, 
  21. anti septik, 
  22. anti virus, 
  23. menurunkan efek buruk akibat alkohol dan rokok, 
  24. menurunkan tekanan darah, 
  25. menurunkan kolesterol darah, 
  26. menghaluskan kulit, 
  27. anti glaukoma, 
  28. menurunkan resiko pecahnya pembuluh darah, 
  29. menurunkan efek negatif penyinaran kanker, 
  30. anti radiasi matahari, 
  31. meningkatkan biosintesa protein.
Efek Samping Propolis
Efek ringan yang dirasakan oleh pengguna propolis biasanya mulut dan tenggorokan terasa kering setelah mengkonsumsi propolis, atau kulit terasa hangat setelah dioleskan propolis. 


Mengapa kita membutuhkan Propolis?
Di jaman modern ini lingkungan tempat kita tinggal menjadi kurang sehat. Adanya berbagai polutan yang mencemari udara yang kita hirup, air yang kita minum, dan makanan yang kita makan sehari-hari dapat meimbulkan berbagai penyakit. 

Propolis yang mengandung ekstrak propolis sebesar 20% dan kandungan bioflavonoid lebih dari 23000 ppm pada setiap 100 ml nya adalah produk yang sangat baik untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh kita.
Propolis untuk mengobati berbagai macam penyakit yang ditimbulkan oleh virus, bakteri, jamur dan mutasi sel

  1. Propolis sebagai antibiotik, antivirus dan antijamur alami tanpa/minimal efek samping.
  2. Propolis mengobati penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya: thypus, diare / muntaber dan sebagainya. Bisa juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.
  3. Propolis mengobati penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.
  4. Propolis mengobati penyakit yang berhubungan dengan jamur, seperti eksim, panu, keputihan, ketombe, dan sebagainya.
  5. Propolis sebagai Anti peradangan (infeksi dan luka), seperti bisul, luka, sakit tenggorokan, congek, sakit gigi, radang ginjal, luka bakar dan sebagainya.
  6. Propolis sebagai anti-kanker dan sel yang bermutasi, seperti kanker, tumor, mioma, kista, dan sebagainya.
  7. Propolis berfungsi untuk membersihkan pembulu darah dan detoksifikasi.
  8. Propolis berfungsi sebagai pembuangan racun, seperti asam urat, kolesterol, trigliserin, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, diabetes mellitus, dan sebagainya.
  9. Propolis juga dapat mengobati penyakit seperti ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak, berbagai infeksi, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf, arthritis dan rematik.
  10. Propolis sebagai penetral racun dalam tubuh dan pada saat yang sama berfungsi sebagai anti-oksidan kuat.
  11. Propolis dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.